Lombok Tengah -Rayon Al-Farabi Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia Komisariat UIN Mataram Cabang Mataram tahun ini kembali menggelar Masa Penerimaan Anggota Baru (MAPABA).
Kegiatan penutupan ini diikuti oleh 103 peserta MAPABA dan adapula yang dititip dari Rayon Al-Ghazali dan Rayon Ibnu Sina.
Acara ini dihadiri dari berbagai Komisariat Sekota Mataram, dari senior alumni serta pengurus Cabang Kota Mataram. Sabtu, (12/10).
MAPABA yakni suatu langkah awal seorang mahasiswa untuk menjadi bagian dari anggota pergerakan.
Serangkaian acara dilanjuti dengan penyerahan piagam penghargaan bintang sembilan kepada peserta-peserta terbaik serta penyerahan langsnung cindra mata kepada ketua RT Ujan Rintis.
"Selamat datang para anggota baru Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII). Selamat bergabung bersama kami. Tetaplah berproses , jangan berproses setengah-setengah. Karna proses kalian bukan hanya sampai disini. Melainkan proses kalian masih panjang. Saya berharap kalian semua nantinya mampu memberikan waktu untuk aktif di PMII", ungkap Ketua Komisariat UIN Mataram Nizar Zikri Ramdhoni.
Dalam hal ini juga disampaikan oleh Sekretaris Cabang Sadam Huseen "Selamat datang dan kalian semua sudah resmi menjadi keluarga besar Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII), kalian juga harus belajar berusaha hingga sampai pada tahap selanjutnya (baru bisa benar-benar dianggap sebagai keluarga besar kami di PMII). Ketika sahabat-sahabat sudah masuk di naungan kami, maka sahabat-sahabat adalah orang yang beruntung. Silahkan kalian diskusi setelah ini, kupas kembali apa saja yang telah diajarkan pada proses MABAPA ini", terangnya.
Kemudian disampaikan oleh Ketua Koordinator Cabang Aziz Muslim "perlu kalian ketuahui bahwa kaderisasi Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) itu panjang sahabat-sahabat. Semakin banyak kalian mengkaji suatu ilmu maka dengan sendirinya juga kalian bisa menentukan sikap dan etika kalian masing-masing", ujarnya.
Acara penututupan MABAPA yang berlangsung 3 malam di Yayasan Ponpes Nurul Iman Ujan Rintis resmi kami tutup, dan mohon maaf jika minimnya fasilitas yang disediakan kemudian cara penyambutan kami kurang berksesan, sekali lagi kami sangat mohon maaf kepada semua rekan-rekan disini", tutupnya.
