Beranda Tentang Kami Kaderisasi Advokasi & Gerakan KOPRI Mataram Kontak Cabang
News Rayon Nusantara

Mengulas Kembali Materi Mapaba,PMII Rayon Al-Fatih Adakan Follow Up

Diterbitkan: Oktober 31, 2019 Oleh: Muhammad Wildan

Foto : Foto bersama pemateri dan anggota usai follow up materi Mapaba (pmiimataram.or.id./mn)

pmiimataram.or.id. (Mataram) Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Rayon Al-Fatih, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Mataram (Unram) merupakan Rayon tertua di PMII Komisariat Unram,Rayon Al-Fatih telah melaksanakan Masa Penerimaan Anggota Baru (MAPABA) sebanyak 4 kali. Sebagai lanjutan dari agenda MAPABA tersebut, Rayon Al-Fatih mengadakan Follow up materi Mapaba, Kamis, (31/10/2019)

Follow up materi MAPABA tersebut dihadiri oleh puluhan anggota & kader PMII se-Rayon Nusantara,Tampak hadir mantan ketua Rayon demisioner Al-Fatih pertama, sahabat Muhammad Zainul Minan sekaligus sebagai pemateri dalam agenda tersebut.

Sebelum menjelaskan tentang follow up Mapaba, terlebih dahulu dipaparkan tentang sejarah berdirinya Rayon Al-Fatih sebagai ajang pengenalan sehingga anggota Rayon Al-Fatih bisa mengetahui sejarah yang lebih rinci daripada ketika materi PMII Lokal saat Mapaba.

"Senior bisa dijadikan contoh dan tolak ukur untuk kita. Karena hasil mereka sekarang adalah dari proses mereka dahulu seperti kita sekarang ini." Ungkap Zainul Minan.

Minan menambahkan" tentang kenapa perlu diterapkannya rasa kekeluargaan, bagaimana berpikir ilmiah, berilmu amaliyah, dan beramal ilahiyah, serta tentang pentingnya tri komitmen PMII (dzikir, fikir, dan amal saleh).

Berpikir ilmiah maksudnya adalah berpikir secara objektif sehingga bisa diterima dikalangan masyarakat umum, dan juga bisa menerima pemikiran orang lain. berilmu amaliyah ialah tentang mengamalkan ilmu yang didapatkan walaupun sedikit. beramal ilahiyah, yaitu beramal semuanya karena Allah swt."Tambahnya.

Harapan kedepaan tentunya anggota dan kader jebolan Al-Fatih bisa menjadi orang bermanfaat untuk masyarakat didaerahnya"Tutup Minan.