![]() |
| Foto : Suasana diskusi rutinitas PMII Rayon Al-Ghazali (Sumber Foto/ZA). |
Mataram | Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Rayon Al-Ghazali,Fakultas Dakwah dan Ilmu Komunikasi (FDIK) Komisariat UIN Mataram sudah mulai menjalankan roda organisasi terutama bidang kaderisasi yakni diskusi formal mingguan yang bertempat di ruangan 4 Bimbingan Konseling Islam (BKI) Kampus 1 UIN Mataram, Kamis (24/10/19).
Agenda diskusi yang dihadiri oleh puluhan anggota baru maupun Pengurus Rayon Al-Ghazali,mengangkat tema" Apa Kabar Mentalitasku?.turut hadir sahabat Fathurrahman, M.Sos selaku pemateri.
Kahirudin ketua kaderisasi dalam sambutannya "bahwa di kehidupan peribadi anggota maupun pengurus saat ini masih melupakan kewajiban dalam menaati akhlak,wajar saja jika mentalitas dalam berbicara para aktifis saat ini masih kaku,karena kurangnya baca buku dan masih merunduk terhadap gejet, itulah yang menjadi dasar saya selaku ketua kaderisasi mengangkat tema ini "tuturnya.
Ketua Rayon Al-Ghazali, Laela Rosanti" berharap kepada semua anggota baru maupun pengurus dengan diskusi mingguan,menjadi dasar untuk meningkatkan kualitas kader yang kritis."Ungkapnya.
Fathurrahman dalam penyampaiannya bahwa" Tidak akan ada mentalitas yang kuat ketika kita tidak memiliki etika dan adab dalam diri kita.Jangan jadi mahasiswa yang haus akan ilmu namun tidak pernah peka terhadap Akhlak,kita sadar bahwa kelemahan dari mahasiswa atau aktifis saat ini masih mengedepankan egosentris"tegasnya.
Lanjut Fathur" Mahasiswa mempunyai dua kategori yakni kesempatan dan tujuan.kalok kita mempunyai motor lalu tdk mempunyai tujuan maka kita tdk akan bisa sampai. Kira-kira logikanya sperti itu.
Utk mencapai tujuan yg kita ingin gapai,maka mahasiswa harus mengembangkan tiga mental yakni mental psikomotorik(perilaku, akhlak), kognitif (intelektual, kecerdasan), afektif (aktif)"Pungkasnya. (pmiimataram.or.id/wldn)
