Beranda Tentang Kami Kaderisasi Advokasi & Gerakan KOPRI Mataram Kontak Cabang
PMII Puisi

Titik Bahagia

Diterbitkan: Desember 19, 2019 Oleh: Rayon Alfarabi


TITIK BAHAGIA

       Seperti ingin berteriak namun semua orang tuli

Seperti ingin tuli namun semua orang menjadi gagu Ketika aku mencari yang sempurna maka aku akan kehilangan
yang terbaik Sebaliknya juga begitu ketika aku mencari yang terbaik aku akan kehilangan yang sempurna dan aku
mengerti mengapa rasa syukur itu diciptakan.

       Banyak orang lupa bahwa mereka pernah sedih dan mengeluh akan hidupnya kepada orang lain. Dan bahwa mereka telah senang dan ditenangkan hidupnya oleh orang lain. Sebentar, lalu tenang, pergi.

Dan hilang. Seperti cermin yang pecah berantakan mudah dikembalikan namun tidak sempurna pantulannya. Hidup tidak selamanya tentang dunia saja.

       Kemungkinan-kemungkinan itu menjadi tidak mungkin
Sesuatu yang membuat kita senang, dekati. Sesuatu yang membuat kita rusak, jauhi. Semudah itu.

Karena bahagia itu bukan menjadi suatu ukuran pantas atau batas. Kebahagiaan itu bukan sesuatu yang dapat di ukur. Titik bahagia setiap orang itu berbeda-beda, sebab manusia memiliki jalan hidupnya masing-masing, akan tetapi aku malu mengatakan mimpi itu, beberapa mimpi harus rela berhenti dan menjadi rahasia.

#berbedatetapitetapsama.