Beranda Tentang Kami Kaderisasi Advokasi & Gerakan KOPRI Mataram Kontak Cabang
Berita Komisariat PMII Rayon

PMII Komisariat UIN Mataram Akan Menggelar Mapaba Raya III

Diterbitkan: Februari 25, 2020 Oleh: Muhammad Wildan
Foto : Rapat pemantapan panitia Mapaba Raya III Komisariat UIN Mataram (pmiimataram.or.id/wldn).

Mataram, pmiimataram.or.id | Masa Penerimaan Anggota Baru (MAPABA) Raya yang Ke-III oleh Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Komisariat Universitas Islam Negeri (UIN) Mataram sudah menjadi rutinitas bagi PMII khususnya Komisariat UIN Mataram, dulu namanya Mapaba Akbar semenjak zaman Kepemimpinan Sahabat Usman Abidin, hingga dikepemimpinan sahabat Nizar Zikri Ramdani berubah menjadi Mapaba Raya.

Mapaba Raya Ke-III kali ini akan bertempat di Ponpes Nurul Ulum, Desa Mertak Tombok, Lombok Tengah.

Terkait persiapan kepanitiaan, Suparman selaku Ketua Komisariat, "Mulai dari bulan januari, persiapan kepanitiaan itu sudah hampir 4 kali rapat dan alhamdulillah kita sudah kordinasi dengan semua ketua rayon."katanya.

"Terkait surat menyurat, alhamdulillah sudah menyebar entah itu senior alumni yang dari birokrasi, politisi, akademisi dan sampai yang jadi kontraktor,"tambahnya.

Grand desain konsep mapaba tidak akan jauh beda dengan mapaba-mapaba sebelumnya.

"Tehnik perekrutan sudah kita rapatkan diinternal komisariat, hingga komisariat sendiri kemudian menginstruksikan ke seluruh rayon untuk melakukan rekrutmen anggota baru ini dimulai tanggal dari bulan januari sampai tanggal 26 februari."terang Suparman.

Sementara itu Putri Diana, selaku ketua panitia menerangkan,"Persiapan ini kita desain sangat matang-matang akan tetapi sejauh hari ini memang terkait dengan persiapan dari panitia memang masih minim, namun meskipun masih minim tapi panitia tetap semangat."ungkapnya.

"Terkait calon anggota baru yang sudah daftar, pertama laporan dari masing-masing rayon untuk saat ini yang sudah daftar memang masih minim, laporan pertama itu dari rayon Al-Ghazali sudah sampai 12 orang, kemudian Al-Ayyubi 5 orang, Ibnu Khaldun 5 orang, Al-Afghani 5 orang kemudian di Al Farabi 5 orang" namun itu untuk sementara."cetus putri.

"target kitadengan jumlah anggota 60, karena pengurus komisariat menginstruksikan ke seluruh rayon masing-masing mendapatkan minimal 10 anggota hingga akan menjadi 60 orang anggota."harapnya.

Lebih lanjut Wali Hamka selaku sekretaris panitia menjelaskan bahwa seluruh panitia maupun anggota ditekankan mengutamakan etika karena kita akan nyantri dipondok pesantren yang nantinya menggunakan sarung bagi cowok-cowok dan menggunakan peci, bagi yang cewek juga akan menggunakan gamis karena kita berada di dalam pondok maka kita harus pakai nuansa pondok."pungkas Wali.(wldn)