Akhir akhir ini dunia mengalami krisis akidah akhlak dan pola fikir pendidikan. Manusia pada masa ini saling melebarkan sayap di ranah kekuasaan politik dan tidak memikirkan lagi persoala kemanusiaan yang hakiki. Dunia mulai tidak sehat dan juga dunia mulai tenggelam pada kegelapan bahkan manusia mulai kekurangan jiwa keimanan.
Dunia memang maju dengan perkembangan teknologinya,akan tetapi manusia mulai krisis moral. Bahkan manusia mulai berbondong-bondong menenggelamkan diri dalam pelukan kebodohan yang selama ini para pejuang zaman dahulu mempertaruhkan jiwa raga untuk generasi yang akan datang.
Saat ini manusia sudag mulai tertindas di bawah telapak kaki sangat Tuan yang sedang di pertuhankan. Bukan tak berani melawan tapi manusia mulai kebingungan. Dada mereka terhimpit dan sesak oleh kesulitan yang mulai merajalela di dunia. Egoisme yang tinggi membuat banyak sekali manusia merana sehingga satu demi satu bungkam bahkan berteriak meminta keadilan. Tapi kurangnya rasa solidaritas membuat manusia selalu berada pada dekapan para tuan yang dipertuhankan.
Saat ini para penguasa sudah tidak takut lagi dengan teriakan-teriakan lantang oleh manusia yang cinta solidaritas, sebab zaman ini perhatian sebesar butiran pasir mampu meredam dan menghilangkan bahkan membunuh kaum-kaum yang mengaku dirinya cinta solidaritas dan cinta tanah air.
