Disaat kita sudah memasuki aktifitas akademisi di bangku perkuliahan, maka kita akan dihadapkan oleh 2 kemungkinan menjadi Mahasiswa/i yang Kuliah-pulang (Kupu-Kupu) yang dimana kelompok yang pertama ini pasti akan terpaku oleh satu substansi saja yaitu lebih condong menganai nilai akademisinya sehingga pengalaman kurang ia dapatkan. Sedangkan Kelompok yang kedua adalah yaitu Mahasiswa/i yang disebut Kuliah-Rapat (Kura-Kura) atau lebih sederhananya adalah kelompok yang Ke-2 ini yang mengikuti salah satu organisasi dan dia berproses di organisasi tersebut sehingga menghantarkan ia ke dalam banyak pengalaman dan ilmu yang di dapatkan ketimbang kelompok yang pertama.
Perlu diketahui bersama bahwasannya di bangku perkuliahan kita hanya duduk dibagikan RPS oleh dosen kalau kita kalkulasikan ilmu yang akan kita dapatkan hanya 30% dari 100%. Namun jikalau ada yang membersamainnya dengan sebuah Organisasi dan dia mampu berproses di dalamnya itu merupakan titik keberhasilan dan kunci kesuksesan Mahasiswa/i tsb.
Antara Pengalaman dengan Ilmu adalah sesuatu hal yang harus di kolaborasikan agar disaat kita menemukan sebuah permasalahan-Permasalahan, yang menimpa baik pribadi, kelompok, dan sosial (masyarakat) kita akan mampu mengkondisikan dengan dua hal tersebut yaitu ilmu dengan pengalaman. Kita bisa analogikan sendiri dengan sebuah pesawat terbang yang memiliki dua sayap kalau diantara salah satu sayapnya putus maka bisa dijadikan pesawat itu tidak stabil untuk terbang di udara dan jatuh ke bawah mencelakakan penumpangnya, Begitulah antara Ilmu dan pengalaman saling berkaitan satu sama lain. Untuk mencari pengalaman itu kita bisa cari di sebuah wadah (organisasi) disana kita akan dilatih dengan berbagai bidang ilmu dan tentunya dengan hal itu kita menjadi sosok yang mampu mengkolaborasikan antara ilmu dan pengalaman.
Dan ada 3 pilar yang akan mampu memberikan ketenteraman dalam jiwa penuntut ilmu ataupun mahasiswa/i yaitu Dzikir, Pikir dan Amal Sholeh. Dengan Dzikir hati akan menjadi tenang, disaat hati kita tenang maka Hati kita merasakan sebuah kenikmatan dalam menuntut ilmu dan disaat keduanya sudah mampu dikolaborasikan maka tinggal di amal kan dengan ilmu yang sudah kita dapatkan diatas maka itulah titik kita akan mencintai ilmu tsb dan menghantarkan kita ke dalam kesuksesan di dunia dan akherat sebagaimana sabda nabi: "Barangsiapa yang ingin meraih Kesuksesan Dunia maka raihlah dengan ilmu, dan barangsiapa yang ingin meraih kesuksesan akherat maka raihlah dengan ilmu dan barangsiapa yang ingin meraih kesuksesan keduanya maka raihlah dengan ilmu".
Sebagimana pepatah Arab mengatakan: مَنْ جَدَّ وَجَدَ "Barang siapa bersungguh-sungguh, dapatlah". Mari berproses bersama di dalam sebuah Organisasi yang berlandaskan Ahlussunnah Wal jamaah (Aswaja) dan Sanad Keilmuaannya Mutawattir Yaitu PERGERAKAN MAHASISWA ISLAM INDONESIA (PMII) .
والله الموفق إلى أقوم الطريق و السلام.